Archive for September 19th, 2007

Mengapa Lelaki Berbohong

Suatu hari, ketika sedang menebang pohon, seorang penebang kayu kehilangan kapaknya karena jatuh ke sungai. Lalu dia menangis dan berdoa, sehingga Dewa muncul.
“Mengapa kamu menangis?�
Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai sumber penghasilan satu-satunya telah jatuh kesungai.
Lalu Dewa seketika menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas.
“Apakah ini kapakmu?� tanya sang Dewa.
“Bukan, Dewa,� jawab lelaki itu. Lalu Dewa menghilang dan muncul kembali membawa kapak perak.
“Apakah ini kapakmu?� tanya sang Dewa lagi.
“Bukan Dewa,� lelaki itu tetap menggelengkan kepalanya. Setelah menghilang kembali dalam sekejap mata Dewa datang lagi dan kali ini membawa kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi.
“Apakah ini kapakmu?�
“Ya, Dewa, benar ini kapak saya�.
“Kamu orang jujur, karena itu Aku akan memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu�.
Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang ke rumahnya dengan sangat gembira.

Read more

Pertimbangkan, Sebelum Menikah

Seorang bujangan bertanya kepada temannya yang sudah berkeluarga: “Eh, kalo gw nikah tapi dengan gaji gw yang cuma Rp #### bisa ga ya?� Kebetulan temannya itu bekerja di perusahaan akuntan publik. “Kita hitung saja berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah�, jawabnya.

Daftar anggaran bulanan (asumsi: disusun berdasarkan skala proritas,disusun dengan sangat-sangat relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah):

1. Makan.
Dengan asumsi sekali makan adalah Rp 5.000,00, maka makan 3 x sehari, kali 2 orang (karena lagu “Sepiring Berdua� cuma berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 hari adalah Rp 900.000,00

Tips:
Rajin-rajin ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya. Pasti lebih ngirit.
Read more

Return top