Category Archives: Reflection

Ajari Aku Memeluk Landak

Yulia menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah.

Belum ada.

Yulia masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi. Keluar lagi.

Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang menyuruhnya
berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.

Pukul 18.30. Tinnn… Tiiiinnnnn.. .!! Yulia kecil melompat girang!

Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai itu masuk ke rumah.

Continue reading Ajari Aku Memeluk Landak

Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar

Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mercedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.

Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya.

Apakah lelaki itu bermaksud menyakitinya?

Continue reading Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar

Yang Membuat Kita Besar

Yang Membuat Kita Besar

Barry Spilchuk

Dengan perasaan bangga, saya dan Karen dijadikan “Tokoh Orangtua” untuk sehari di kelas taman kanak-kanak Michael, anak lelaki kami. Ia mengajak kami berkeliling kelas, berkenalan dengan semua temannya. Kami ikut dalam aktivitas mereka, memotong dan menggunting lalu merekatkan, begitu pula
menjahit; lumayan lama juga kami ikut bermain-main di bak pasir. Bukan main ramainya!

“Ayo, sekarang duduk membentuk lingkaran!” seru ibu guru. “Kita akan bercerita.”

Karena tidak ingin kelihatan aneh di mata anak-anak, saya dan Karen ikut “membentuk lingkaran” bersama teman-teman baru kami. Setelah selesai menuturkan cerita tentang “besar”, ibu guru bertanya kepada anak-anak yang asyik mendengarkan selama ia bercerita, “Apa yang membuat kalian merasa besar?”

“Serangga membuat aku merasa besar,” teriak salah seorang anak.

“Semut,” seru anak lainnya.

Continue reading Yang Membuat Kita Besar

3 Lessons

Cerita 1

Seekor gagak bertengger diatas semua pohon, tidak melakukan apapun sepanjang hari.
Seekor kelinci kecil melihat gagak itu dan bertanya, “Bisakah aku juga duduk bersantai seperti kamu dan tidak melakukan apapun sepanjang hari?”
Gagak itu menjawab: “Tentu, kenapa tidak.”
Kemudian, kelinci itu duduk di bawah pohon tempat gagak tersebut bertengger dan beristirahat.
Tiba-tiba datanglah seekor srigala, menerkam si kelinci dan memakannya.

Lesson 1: To be sitting and doing nothing you must be sitting very, very high up.
(Untuk duduk bersantai dan tidak melakukan apapun, kamu harus pada posisi tinggi, sangat tinggi sekali)

Continue reading 3 Lessons

Bersama Kita Bisa Melewati Semuanya

Oleh Dan Clark

(Sebuah pengalaman hidup)

Bob Butler kehilangan kedua kakinya karena ledakan ranjau saat perang Vietnam tahun 1965. Dia pulang sebagai seorang pahlawan perang. Dua puluh tahun kemudian, dia membuktikan bahwa heroisme itu datang dari dalam hati.

Butler sedang bekerja di dalam garasi di sebuah kota kecil di Arizona pada suatu hari di musim panas. Saat itu dia mendengar teriakan histeris seorang wanita dari belakang rumah tetangganya. Dia mengayuh kursi rodanya ke rumah itu dan menuju ke halaman belakang. Tetapi ada pagar terkunci yang tidak memungkinkan kursi roda itu lewat. Veteran itu kemudian turun dari kursi, melompati pagar dengan kedua tangannya dan merayap dengan secepatnya melewati semak dan rerumputan.

Continue reading Bersama Kita Bisa Melewati Semuanya

Bank Waktu

Bayangkan jika sebuah bank memberikan anda uang sebesar $ 86.400 setiap hari. Dan jumlah tersebut harus dihabiskan dalam satu hari. Setiap sore uang yang tersisa akan dihapuskan dari account jika anda gagal untuk menggunakannya sepanjang hari. Apa yang akan anda lakukan ? Tentunya akan menggunakan uang tersebut setiap sen yang ada.

Continue reading Bank Waktu

Menyakitkan Dan Mengecewakan

Hal yang sangat menyedihkan adalah
saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu ….
Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya ….
Saat kau memberikan perhatian, dia tidak
menghargainya …

Hal yang sangat menyakitkan adalah
saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu,
dia menghapus tanpa membacanya …
Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia
tidak menjawab dan mengacuhkannya …
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia
pura-pura tidak melihatmu …
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia
tidak mencintamu …
Saat dia yang kau sayangi tiba-tiba
mengirimkan kartu undangan pernikahannya
Continue reading Menyakitkan Dan Mengecewakan